Hal Yang Akan Terjadi Jika Anda Kurang Tidur 

Hal Yang Akan Terjadi Jika Anda Kurang Tidur

 

 

Bagaimana jika Anda tidak tidur?

Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, menyebabkan pemikiran yang buruk, dan menyebabkan penambahan berat badan.

Tidak cukup tidur juga dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, diabetes, dan bahkan kecelakaan mobil.

Jika Anda termasuk dalam kategori insomnia ini, Anda bukan satu-satunya. Menurut American Academy of Sleep Medicine (AASM), kira-kira satu dari tiga orang dewasa Amerika tidak cukup tidur.

Berikut adalah ikhtisar tentang apa yang terjadi pada tubuh Anda ketika Anda kurang tidur atau begadang.

Gampang sakit

Kurang tidur dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan penyakit. Ini membuatnya lebih mudah sakit.

Para peneliti bahkan telah menemukan hubungan antara tidur dan sistem kekebalan tubuh. Ketika Anda sakit dan kurang tidur, Anda mungkin kehilangan tidur ekstra karena tubuh Anda melawan serangga.

Jantung tidak sehat

Tidur pendek (kurang dari 5 jam per malam) dan tidur panjang (9 jam atau lebih per malam) telah terbukti memiliki efek negatif pada kesehatan jantung, menurut analisis yang diterbitkan dalam European Heart Journal.

Secara khusus, kemungkinan penyakit arteri koroner atau stroke meningkat secara dramatis dengan kurang tidur.

Risiko kanker Anda meningkat

Kurang tidur dikaitkan dengan tingkat kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker prostat yang lebih tinggi, menurut Pernyataan Tidur AASM.

Pekerja shift malam dapat menanggung beban terberat dari beban ini. Kabar baiknya adalah bahwa baik pria maupun wanita yang tidur 7 jam atau lebih semalam memiliki tingkat kematian terbaik dalam kelompok tersebut.

Baca Juga  Cara Meredakan Tenggorokan Gatal

Fungsi Otak terganggu atau kurang fokus

Bahkan melewatkan tidur malam dapat menyebabkan beberapa masalah kognitif (berpikir) yang serius.

Di sebuah penelitian, sekelompok 18 pria diberi tugas. Tugas pertama dilakukan setelah tidur malam. Setelah tidur malam, tugas berikutnya selesai.

Fungsi otak seperti memori, pengambilan keputusan, penalaran, dan pemecahan masalah memburuk seiring dengan waktu reaksi dan kewaspadaan.

Menjadi pelupa

Tidur tidak hanya membuat Anda pelupa, tetapi juga banyak penelitian yang menunjukkan bahwa tidur berdampak pada pembelajaran dan memori.

Para peneliti menyarankan bahwa tidur sangat penting dalam meningkatkan hal-hal yang kita pelajari di otak. Dengan kata lain, kita perlu istirahat yang cukup untuk menangkap dan mengingat informasi baru.

Berat badan bertambah

Kurang tidur dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Studi ini melihat hubungan antara tidur dan berat badan pada 21.469 orang dewasa di atas usia 20 tahun. Orang yang tidur kurang dari 5 jam setiap malam selama studi tiga tahun lebih cenderung kelebihan berat badan dan obesitas.

Mereka yang tidur antara 7 dan 8 jam lebih baik dalam skala.

Meningkatkan risiko diabetes

Selain memiliki ukuran pinggang yang lebih besar, orang yang tidur terlalu sedikit (atau terlalu banyak) berisiko lebih tinggi terkena diabetes pada orang dewasa.

Para peneliti melihat 10 studi terpisah yang berfokus pada tidur dan diabetes. Hasil penelitian mereka menemukan bahwa 7 hingga 8 jam istirahat adalah kisaran optimal untuk menghindari masalah insulin, yang dapat menyebabkan diabetes.

Anda rentan terhadap kecelakaan

Menurut National Sleep Foundation, jika Anda tidur 6 jam atau kurang setiap malam, kemungkinan kecelakaan mobil tiga kali lebih tinggi.

Pekerja shift, pengemudi profesional, pelancong bisnis, dan siapa saja yang bekerja dengan jam kerja yang panjang atau aneh adalah yang paling berisiko. Jika Anda tidak cukup tidur, pikirkan baik-baik sebelum berada di belakang kemudi.

Baca Juga  Makanan sehat untuk jantung worth it dalam diet Anda

Kulit Anda kurang sehat

Jika semua risiko kesehatan ini tidak meyakinkan Anda untuk tidur lebih banyak, lakukan untuk penampilan Anda.

Satu studi menilai sekelompok orang berusia antara 30 dan 50 tahun berdasarkan kebiasaan tidur dan kondisi kulit mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang kurang tidur memiliki lebih banyak garis halus, kerutan, warna kulit tidak merata, dan kulit kendur.

Orang-orang yang kurang tidur juga lebih tidak puas dengan penampilan mereka daripada rekan-rekan mereka yang cukup istirahat.